Kamis, 26 Januari 2012

MENDENGARKAN INFORMASI DAN MEMBERIKAN TANGGAPAN

MENDENGARKAN INFORMASI DAN MEMBERIKAN TANGGAPAN
Mendengarkan: v. 1. Mendengar akan sesuatu dengan sungguh-sungguh; memsang telinga baik-baik untuk mendengar. Bapak sedangkan mendengarkan warta berita. 2. Memperhatikan; mengindahkan; menurut (nasihat, bujukan, dsb.) Kita tidak usah mendengarkan desas-desus yang belum tentu benar tidaknya.  KBBI (1999: 222)
Informasi: n 1. Penerangan; 2. Keterangan; pemberitahuan; kabar atau berita tentang sesuatu; 3. Ling keseluruhan makna yang menunjang amanat yang terlihat di dalam bagian-bagian amanat itu.  KBBI (1999: 378)
Tanggapan: n 1. Sambutan terhadapan ucapan (kritik, komentar,dsb); 2. Apa yang diterima oleh pancaindera; bayangan dalam angan-angan. KBBI (1999: 1005)

Bacalah artikel di bawah ini, catat pokok-pokok isinya dan berikanlah tanggapan secara tertulis!
Membangun Rasa Percaya Diri
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
Pendahuluan
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
  
Setiap manusia dilahirkan dengan berbagai potensi yang luar biasa. Saya begitu meyakininya. Itu yang juga harus anda yakini. Setelah itu, Anda harus menyadari bahwa di dalam kepala Anda, dalam pikiran Anda, begitu banyak hambatan dan rintangan yang terasa membonsai berbagai potensi Anda. Mau betindak, takut gagal. Mau memutuskan, takut salah. Mau mencoba, takut resiko. Hasil sebuah survei di Selandia Baru menyebutkan bahwa 90 persen kekhawatiran manusia tidak pernah terbukti.
 Apa yang harus Anda lakukan? Yang pertama, buang jauh-jauh rasa takut dan berbagai rintangan dan hambatan yang timbul dari diri Anda sendiri, yang telah membelenggu pikiran Anda. Rasa takut dan kawatir itu mungkin berupa lingkungan kawan-kawan yang berpikiran negatif. Bisa juga kondisi nyaman Anda yang sulit ditinggalkan. Bisa juga perasaan-perasaan Anda sendiri, atau tingkat pendidikan Anda. Mulai sekarang, mari, jangan batasi potensi dan kemampuan Anda. Bergaullah dengan orang-orang yang berpikiran positif. Jangan pernah berpikir gagal sebelum mencoba.
Pentingnya Rasa percaya diri
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
Ada satu kisah yang menceritakan tentang seorang gadis buta. Suatu hari ia bertemu seorang pesulap yang kemudian mengajaknya bermain sulap. Ajaib sekali bahwa sang Gadis bisa menebak seluruh kartu yang diberikan sang Pesulap. Kok bisa?
 http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_18/Image/h_2.jpg
Ternyata rahasianya ada pada kecerdikan sang Pesulap. Dengan menggunakan beberapa tipuan, ia berhasil mengeluarkan potensi sang Gadis untuk bermain sulap bersamanya. Tanpa ragu sang Pesulap mengajak sang Gadis bermain di hadapan keluarganya, di hadapan orang banyak. Kepercayaan diri sang Pesulap yang begitu tinggi menular pada sang Gadis buta. Sejak saat itu sang Gadis merasa telah menjadi seorang bintang di rumahnya. Ini terjadi hanya karena ada orang yang memberinya kesempatan untuk bersinar sejenak dan merasa istimewa di depan keluarganya. Ia yang selama ini merasa menjadi beban dalam keluarganya kini merasa sejajar dengan mereka karena peristiwa itu.

Cerita tersebut menggambarkan bagaimana pentingnya rasa percaya diri (PD). Tapi, sebenarnya kita perlu tahu dulu kenapa ada orang, ada teman kita yang sepertinya sangat tidak percaya kepada dirinya sendiri? Coba analisis juga, kira-kira hal apa sih yang membuat kita jadi minder? Apa sih yang menghambat diri untuk maju dan mengeluarkan seluruh potensi diri kita? Kenapa harus ada rasa ragu tiap kali ada keinginan untuk melakukan sesuatu?
Pengaruh lingkungan terhadap Percata Diri
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
Ternyata sikap tidak percaya diri ini muncul akibat kebiasaan-kebiasaan kita mengembangkan sikap dan pendapat negatif tentang diri kita. Mungkin juga sikap tidak percaya diri ini muncul sebagai akibat dari pengaruh lingkungan kita. Pengaruh yang seperti apa? Antara lain sikap lingkungan yang membuat kita takut untuk mencoba. Takut untuk berbuat salah. Semua harus seperti yang sudah ditentukan.
Karena ada rasa takut, kita jadi malas untuk melakukan hal-hal yang berbeda dari orang kebanyakan. Mau tunjuk tangan waktu guru melemparkan pertanyaan di dalam kelas... takut! Kadang malah mau jalan di hadapan orang banyak saja, malu setengah mati! Apalagi mau mengajak orang kenalan, mau menyapa orang lain, mau ikutan kursus, bergaul... takut! Wah... kalau serba takut, serba ragu, serba malas begini, apa jadinya kita nanti?
Sebelum terlalu jauh, tentu kita tahu berapa kali Thomas Alva Edison melakukan kesalahan sebelum akhirnya berhasil menemukan formula hebat untuk membuat lampu pijar. Dia kan tidak langsung berhasil ketika pertama kali mencoba, ya enggak?
Lalu apa kuncinya? Mungkin perlu ratusan kali gagal sebelum mencapai satu keberhasilan. Kesalahan bukan akhir hidup kita. Kesalahan sebenarnya hanya merupakan langkah menuju keberhasilan. Setiap kesalahan membawa kita semakin dekat dengan keberhasilan. Kalau kita meyakini hal ini, pastinya percaya diri kita juga enggak gampang terpengaruh oleh pandangan atau sikap negatif dari lingkungan kita.
http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_18/Image/h_4.jpg
Sebenarnya ada banyak cara untuk bisa meningkatkan kepercayaan diri kita. Apa saja? Yang paling penting adalah banyak berhubungan sama orang-orang yang kita nilai punya percaya diri tinggi. Percaya diri ini bisa menular, lho! Kok bisa begitu? Ya, ternyata banyak-banyak bergaul dengan orang-orang yang pede bisa kita jadikan contoh buat kehidupan kita sehari-hari. Coba saja, kalau sehari-hari kita gaul sama mereka yang percaya dirinya tinggi, kita jadi tahu bagaimana ia bicara, bagaimana ia mengambil keputusan, dan perilaku-perilaku lain yang membuat ia tampak begitu meyakinkan.
Kalau kita enggak gaul sama mereka, bagaimana kita tahu aturannya? Bagaimana kita bisa dapat contoh untuk bersikap?Jadi kerasa banget kan kalau sebenarnya kita perlu banget bergaul dengan orang-orang yang PD kalau kita ingin meningkatkan rasa percaya diri kita.
Sayangnya, banyak di antara kita yang enggak bisa bangkit, atau merasa sudah cukup puas dengan dirinya saat ini. Padahal, rasanya dia punya potensi yang jauh lebih besar andai saja ia berani berubah. Alasannya enggak beda jauh sama yang sebelumnya: ada faktor lingkungan yang berperan cukup besar di sana . Coba kita perhatikan, biasanya sikap ini muncul karena ia berada dalam satu lingkungan yang sepertinya enggak merasa PD.
Meski begitu, cara yang paling utama untuk bisa meningkatkan kepercayaan diri kita adalah kemauan untuk mengubah diri kita yang muncul tanpa ada paksaan. Fight to our live! Hanya kita yang bisa mengubah diri kita. Kalau kita mau meningkatkan percaya diri, coba bangkit dan keluarkan semua potensi diri Anda. Yang penting, mau! Berikutnya cari lingkungan yang kondusif. Sama persis seperti cerita di atas bahwa yang kemudian bisa membantu kita meningkatkan rasa percaya diri adalah bantuan orang lain. Coba bayangkan, seandainya sang gadis enggak ketemu tukang sulap, mungkin dia akan selamanya merasa bahwa dirinya adalah beban buat keluarganya. Padahal, keluarganya kan enggak merasa begitu. Karena ada bantuan orang lain, ia jadi tahu bahwa ia juga punya kemampuan berharga buat keluarganya. Jadi, kalau kita memang ingin mendapatkan sesuatu, kenapa harus ditunda? Mulai aja dari sekarang .
Kiat Sukses Membangun Percaya Diri
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
Banyak ahli menilai, percaya diri merupakan faktor penting yang menimbulkan perbedaan besar antara sukses dan gagal. Karenanya, tidak sedikit pula yang memberikan pandangannya mengenai teknik-teknik membangkitkan rasa percaya diri.

Dalam dimensi yang sangat luas, sukses adalah milik semua orang. Tetapi, tidak semua orang tahu bagaimana cara mendapatkan atau meraih kesuksesan. Kebanyakan orang menilai bahwa kesuksesan adalah milik orang-orang yang ber-IQ tinggi, lulusan sekolah terbaik dan memilih spesialisasi yang paling terkenal.
Dalam dimensi yang sangat luas, sukses adalah milik semua orang. Tetapi, tidak semua orang tahu bagaimana cara mendapatkan atau meraih kesuksesan. Kebanyakan orang menilai bahwa kesuksesan adalah milik orang-orang yang ber-IQ tinggi, lulusan sekolah terbaik dan memilih spesialisasi yang paling terkenal.

Penilaian ini memang tidak sepenuhnya salah, tetapi kita juga harus melihat fenomena yang lebih luas, bahwa tidak sedikit orang-orang sukses yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Dengan kata lain, IQ tinggi, lulusan sekolah terbaik dan spesialisasi yang terkenal hanyalah bagian dari penunjang kesuksesan.
http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_18/Image/h_7.jpg
Di luar kemampuan itu, ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya dalam memprediksi kesuksesan seseorang; itulah yang kita sebut, antusiasme, hasrat, ketekunan, kerja keras, serta kebulatan tekad seumur hidup yang dimilikinya.

Sebagian pakar menilai bahwa untuk mencapai sukses, kematangan pribadi seseorang sangat dibutuhkan. Sebab kematangan pribadi akan mengantarkan seseorang pada sikap optimis dan kesadaran bahwa apa yang dicita-citakannya akan mudah diraih.

Di sisi lain, meraih kesuksesan jelas bukanlah perkara gampang. Ketika kita berusaha untuk meraih apa yang kita inginkan, tentu banyak tantangan yang harus dihadapi.
Ada kalanya seseorang begitu tegar, tetapi tidak sedikit juga yang patah semangat bahkan menyerah karena merasa tidak sanggup menghadapi tantangan yang ada di depannya.

Pada saat semacam inilah, rasa percaya diri sangat penting ditumbuhkan. Banyak ahli menilai bahwa percaya diri merupakan faktor penting yang menimbulkan perbedaan besar antara sukses dan gagal. Karenanya, tidak sedikit pula yang memberikan pandangannya mengenai teknik-teknik membangkitkan rasa percaya diri.
Teknik-teknik Membangkitkan Percaya Diri
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
Berani menerima tanggung jawab
Salah satu kunci untuk menumbuhkan rasa percaya diri yaitu berani menerima resiko dampak atau akibat yang akan terjadi. Gerald Kushel, Ed.D., direktur The Institute of Effective Thinking , pernah mengadakan penelitian terhadap sejumlah manajer. Dari penelitian tersebut, Kushel menyimpulkan bahwa ia menemukan sifat terpenting yang dimiliki oleh hampir semua manajer yang memiliki kinerja tinggi.
Dan sifat tersebut adalah rasa tanggung jawab yang mendorong mereka untuk tampil "sempurna" tanpa peduli pada hambatan apapun yang menghadangnya. Sebaliknya, manajer yang berkinerja buruk dan gagal mencapai kapasitas maksimumnya cenderung melimpahkan kesalahannya pada siapa saja.
  1. Kembangkan nilai positif.
http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_18/Image/h_9.jpg
Jalan menuju kepercayaan diri akan semakin cepat manakala kita mengembangkan nilai-nilai positif pada diri sendiri. Menurut psikolog Robert Anthony, PhD., salah satu cara untuk mengembangkan nilai-nilai positif adalah dengan menghilangkan ungkapan-ungkapan yang mematikan dan menggantinya dengan ungkapan-ungkapan kreatif. Dia menganjurkan membuat peralihan bahasa yang sederhana tapi efektif dari pernyataan negatif ke pernyataan positif. Misalnya, mengganti kata, "Saya tidak bisa," menjadi, "Saya bisa!"
  1. Lakukan apapun secara maksimal
  2. Bacalah potensi diri.
    Segeralah lacak, gali, dan eksplorasi potensi sukses yang ada pada diri kita. Misalnya dengan bertanya kepada orang-orang terdekat. Termasuk juga mengikuti psikotes dan mendatangi para ahli seperti psikiater, dokter bahkan kiai untuk melacak potensi kita. Karena bisa jadi sangat banyak potensi yang kita miliki tanpa kita sadari, sehingga tidak berhasil kita gali.
  3. Berani mengambil risiko.
    Keberanian dalam mengambil risiko ini penting, sebab daripada menyerah pada rasa takut alangkah lebih baik belajar mengambil risiko yang masuk akal. Cobalah menerima tantangan, kendati terasa menakutkan atau menciutkan hati. Cari dukungan sebanyak mungkin.
    Dengan melakukan hal ini, kita akan mendapat banyak peluang yang tak ternilai harganya. Namun jangan lupa, ketika mencoba sesuatu kita harus siap dengan hasil yang sesuai atau tidak sesuai dengan keinginan.
    Kalau hasilnya tak sesuai dengan keinginan, bisa jadi itulah yang terbaik menurut Allah
    Azza wa Jalla . Kalau kita sudah mencoba, maka niatnya saja sudah menjadi amal. Orang yang gagal adalah orang yang tak pernah berani mencoba. Bukankah menaiki anak tangga kelima puluh harus diawali dengan tangga pertama?
  4. Tolaklah saran negatif .
    Bisa jadi, tidak semua orang di sekitar kita memberikan dorongan, dukungan, dan bersikap positif pada kita. Sebagian dari orang yang ada di sekitar kita mungkin berpikiran negatif. Hal inilah yang tak jarang malah melunturkan rasa percaya diri kita dengan mempertanyakan kemampuan, pengalaman, dan aspirasi-aspirasi kita.
    Dengan demikian, mungkin ada baiknya jika kita sedikit mengambil jarak dengan sebijak mungkin bila ada pihak-pihak yang mencoba melunturkan kepercayaan diri kita.
  5. Ikuti saran positif.
    Rasa percaya diri merupakan sifat "menular". Artinya, jika kita dikelilingi oleh orang-orang yang memiliki cara pandang positif, bersemangat, optimis, dsb, maka kita memiliki kecenderungan untuk meniru sifat tersebut.
    Karena itu, carilah lingkungan yang bisa memotivasi kita untuk sukses. Kita harus mulai senang bergaul dengan orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk bangkit. Bergaul dengan orang-orang yang percaya diri akan berbeda dibandingkan bergaul dengan orang-orang yang gagal. Sebab bergaul dengan orang-orang yang percaya diri, Insya Allah semangatnya akan menular kepada diri kita.
  6. Jadikan keresahan sebagai kawan .
http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_18/Image/h_12.jpg
Banyak peristiwa atau saat-saat dalam kehidupan yang dapat membuat kita mengalami rasa cemas atau gelisah. Akibatnya, kita mengalami krisis percaya diri. Saat itulah kita harus mulai mengingatkan diri sendiri bahwa rasa cemas dan gelisah merupakan kawan. Tingkatkan energi, tajamkan kecerdasan, tinggikan kewaspadaan, dan kembangkan pancaindera. Daripada menyia-nyiakan energi untuk kecemasan yang sia-sia, lebih baik menghadapi tantangan itu secara tegas dan efektif.
  1. Sesudah perhitungan kita matang, selanjutnya kepercayaan diri akan bertambah dengan memperkokoh ibadah dan doa, karena doa dan ibadah dapat mengundang pertolongan Allah. Semakin kokoh ibadah kita, shalat kita, makin kuat doa-doa kita, dan keyakinan kita dengan pertolongan Allah, maka itu bisa meningkatkan percaya diri.
    Kita harus benar-benar menyadari bahwa Allah menciptakan kita benar-benar dengan perhitungan dan pertimbangan Yang Mahacermat. Seperti di firmankan Allah SWT dalam Quran surat at-Tiin ayat 4, "
    La qad khalaqnal insaana fii ahsani taqwiim " (Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya)
Tip-Tip Tampil Percaya Diri
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
Andapun bisa tampil percaya diri dengan menguasi beberapa skill berikut dalam setiap situasi:
Masuk ruangan dengan mengesankan
Buat nyaman dengan diri sendiri dan perhatikan keadaan Anda ketika masuk . Buatlah seolah-olah ruangan tersebut milik Anda dan menghadap ke belakang jika Anda tidak mengenal seseorang. Kesempatan Anda untuk berpapasan dengan wajah ramah. Dan jika tidak inilah waktunya untuk menilai orang tersebut sebelum mendekati mereka.


Kuasai ruangan
 http://www.e-dukasi.net/file_storage/pengetahuan_populer/PP_18/Image/h_13.jpg
Jika Anda gugup untuk bergaul, atasi dengan menjiwai diri sendiri ketika masuk ruangan. Jika Anda tidak kenal siapapun dikerumunan, carilah suatu kelompok, senyum lebar-lebar, kenalkan diri, dan katakan: “Saya tidak kenal siapun disini, bolehkah saya bergabung?” Ini biasanya mendapat tanggapan hangat dan simpatik dan orang akan mengajak ngomong Anda segera.
Imbangi kembali dengan indah
Jika Anda membuat kesalahan dalam berbicara, tetapi hal penting adalah mengetahui bagaimana mengimbanginya. Jika Anda lupa nama seseorang, ingat ini terjadi pada setiap orang, dan merasa malu.

Hal pertama yang dilakukan adalah mengakui bahwa Anda lupa nama orang tersebut, kedua, Anda katakan : “saya ingat wajah Anda, tetapi saya lupa dengan nama.” Ini biasanya mendorong orang lain untuk mengatakan nama mereka. Janjilah untuk tidak pernah lupa kembali.
Belajar mengatakan cerita
Ketika Anda mengatakan suatu cerita, ceritakan dan hindari mencoba untuk mengutarakannya sebagai sebuah guyonan. Anda tidak perlu terlalu banyak menggunakan tangan saat bercerita, ini biasanya menunjukkan ketidaktenangan. Katakan suatu cerita dengan baik dan penuh pendirian.
Tetap tenang
Orang yang terlalu gugup cenderung membuat orang lain merasa sakit karena mereka tidak cukup tenang dan santai untuk berhubungan dengan seseorang. Buang energi tersebut dengan melakukan aktivitas peregangan, kemudian fokuskan. Tarik napas dan tersenyum. Ini artinya Anda telah menguasai setengah dari ruangan.
Penutup
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gif
Orang bilang, dengan percaya diri rasanya semua bisa dilakukan. Tetapi dengan percaya diri saja semua itu tidaklah cukup, harus ditambah dengan usaha yang sungguh-sungguh baru kemudian timbul percaya diri. Banyak orang yang sudah berusaha dengan sungguh-sungguh tetapi masih merasa takut untuk tampil. Hal ini biasa terjadi. Anda kalau mengalamai hal tersebut tidak perlu kawatir. Yang penting rasa takut itu justru menjadkan Anda untuk hati-hati sehingga tidak melakukan kesalahan. Jadi rasa takut tersebut dianggap sebagai pendorong, bukan penghambat.
http://www.e-dukasi.net/images/blank.gifCopyright © 2010 Edukasi.net. All rights reserved.

silabus 12 SMAN 27 Garut

SILABUS

Nama Sekolah    : SMA Negeri 27 Garut
Mata Pelajaran   : Bahasa Indonesia
Kelas                   : XII
Semester            : 1
Standar  Kompetensi
Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber/ Bahan/ Alat

Berbicara
2.   Mengungkapkan gagasan, tanggapan, dan informasi dalam diskusi




2.1   Menyampaikan gagasan dan tanggapan dengan alasan yang logis  dalam diskusi






Percakapan dalam seminar atau gelar wicara (talk show)
·   ungkapan persetujuan atau penolakan
·   penyambung antarkalimat: tambahan pula, di samping itu, lagi pula, dll.



·   Melaksanakan diskusi
·   Mencatat siapa yang berbicara dan apa pokok yang dibicarakan
·   Mengajukan pertanyaan atau tanggapan dengan menggunakan alasan yang logis.
·   Mengemukakan persetujuan atau penolakan pendapat dalam diskusi dengan alasan yang logis
·    Mengajukan argumentasi yang dapat mendukung atau menentang pendapat pembicara


·   Mengajukan pertanyaan atau tanggapan dengan menggunakan alasan yang logis.
·   Mengemukakan persetujuan atau penolakan dengan alasan yang logis
·   Mengajukan pertanyaan dan atau persetujuan dengan menggunakan kata sambung dalam kalimat
·   Mengajukan argumentasi yang dapat mendukung atau menentang pendapat pembicara



Jenis Tagihan:
·   praktik
·   tugas individu
·   tugas kelompok

Bentuk Instrumen:
·   unjuk kerja
·   format pengamatan



4 x 45 menit






·   buku yang terkait dengan diskusi
·   tuturan langsung



Membaca
3.   Memahami  artikel dan teks pidato



3.1   Menemukan ide pokok dan permasalahan dalam artikel melalui kegiatan membaca intensif

       


Artikel ilmiah dalam media cetak atau elektronik (internet)
·       ide pokok
·       Masalah dalam artikel
·       rangkuman artikel
·       kalimat majemuk
·       pola kalimat



·   Membaca artikel
·   Menemukan ide pokok  tiap paragraf
·   Merangkum isi seluruh artikel
·   Mencari permasalahan dalam artikel
·   Membahas ide pokok dan rangkuman isi artikel yang telah dibuat
·   Mengidentifikasi kalimat majemuk


·   Menemukan ide pokok  tiap paragraf
·   Menemukan kalimat pendukung ide pokok
·   Menemukan masalah dalam artikel
·   Membahas ide pokok dan
·   rangkuman isi artikel yang telah dibuat
·   Mengidentifikasi kalimat majemuk



Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tugas kelompok
·   ulangan

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda


2 x 45 menit


·   artikel ilmiah dari media cetak/ elektronik
·   buku-buku penunjang

Menulis
4.   Mengungkapkan infomasi dalam bentuk   surat dinas, laporan, resensi 


4.3   Menulis laporan diskusi dengan melampirkan notulen dan daftar hadir


Contoh laporan diskusi
·   unsur-unsur laporan diskusi


·   Membaca contoh laporan diskusi
·   Mengidentifikasi unsur-unsur yang  terdapat dalam laporan hasil diskusi
·   Menyusun laporan hasil diskusi (kelas atau seminar)
·   Melengkapi laporan dengan lampiran (notulen, dan daftar hadir peserta)
·   Mendiskusikan laporan diskusi

·   Mengidentifikasi unsur-unsur laporan hasil diskusi
·   Menyusun laporan hasil diskusi (kelas atau seminar)
·   Melengkapi laporan dengan lampiran

Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tugas kelompok
·   ulangan

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda

2 x 45 menit

·   laporan diskusi
Berbicara
2.   Mengungkapkan gagasan, tanggapan, dan informasi dalam diskusi


2.2   Menyampaikan intisari buku nonfiksi dengan menggunakan bahasa yang efektif dalam diskusi


Buku nonfiksi
·   intisari buku
·   penggunaan kalimat yang efektif dalam diskusi
·   hal-hal yang menarik dalam buku
·   memberikan komentar

·   Membaca buku nonfiksi *
·   Menulis intisari buku
·   Menyampaikan intisari buku nonfiksi dengan menggunakan bahasa yang efektif
·   Memberikan komentar terhadap isi penyampaian teman

·   Mencatat hal-hal yang menarik atau yang mengagumkan dalam isi buku nonfiksi
·   Menyampaikan hal-hal yang menarik atau yang mengagumkan tentang tokoh
·   Memberikan komentar terhadap isi penyampaian teman

Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   laporan

·   Bentuk Instrumen:
·   unjuk kerja
·   format pengamatan

2 x 45 menit

·   buku nonfiksi
·   tuturan langsung
Menulis
4.   Mengungkapkan infomasi dalam bentuk   surat dinas, laporan, resensi 


4.4   Menulis resensi buku pengetahuan berdasarkan format baku

Resensi buku pengetahuan
·   unsur-unsur resensi antara lain:
-   identitas buku
-   isi yang penting/menarik
-   bahasa pengarang
-   keunggulan
-   kelemahan
-   kesimpulan


·   Membaca buku  (yang dimiliki sekolah atau siswa itu sendiri ) yang akan diresensi dan menulis intinya (di rumah)
·   Menulis resensi buku dengan memperhatikan kelengkapan unsur-unsur resensi antara lain:
-   identitas buku
-   isi yang penting/menarik
-   bahasa pengarang
-   keunggulan
-   kelemahan
-   kesimpulan
·   Mendiskusikan kelengkapan unsur-unsur resensi yang ditulis teman

·   Mencatat identitas buku
·   Mendaftar pokok-pokok isi
·   Mencatat keunggulan dari isi buku
·   Mencatat kekurangan dari isi buku
·   Menulis resensi buku dengan memperhatikan kelengkapan unsur-unsur resensi
·   Mendiskusikan resensi yang telah dibuat



Jenis Tagihan:
·    tugas individu
·    ulangan

Bentuk Instrumen:
·                     uraian bebas
·                     pilihan ganda


4 x 45 menit

·   buku yang terkait dengan resensi

Mendengarkan
1.   Memahami
     informasi dari  
     berbagai
     laporan



1.1   Membedakan  antara fakta dan opini  dari berbagai laporan  lisan



Laporan
·   laporan kegiatan OSIS
·   laporan kegiatan ekstrakurikuler
·   laporan perjalanan


·   Mendengarkan laporan dari suatu kegiatan
·   Mencatat pokok-pokok isi laporan
·   Membedakan kalimat  yang berupa fakta dan  yang berupa opini (pendapat)
·   Menentukan kalimat yang berupa fakta
·   Menentukan kalimat yang berupa opini



·   Mencatat pokok-pokok isi laporan
·   Membedakan kalimat  yang berupa fakta dan  yang berupa opini (pendapat)
·   Menentukan kalimat yang berupa fakta
·   Menentukan kalimat yang berupa opini



Jenis Tagihan:
·   tugas kelompok
·   laporan
·   ulangan
Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda
·   jawaban singkat



2 x 45 menit


·   teks laporan dari media cetak/ elektronik
·   laporan kegiatan ekstrakuri-kuler sekolah setempat


1.2  Mengomentari berbagai laporan lisan dengan memberikan kritik dan saran

Laporan
·   laporan kegiatan OSIS
·   laporan kegiatan ekstrakurikuler

·   Mendengarkan laporan dari suatu kegiatan
·   Mengemukakan kritik a isi laporan secara logis
·   Memberikan saran untuk perbaikan laporan

·   Mengemukakan kritik terhadap  isi laporan
·   Memberikan saran untuk  perbaikan laporan

Jenis Tagihan:
·   tugas kelompok
·   praktik

Bentuk Instrumen:
·   unjuk kerja
·   format pengamatan

2 x 45 menit

·   eks laporan dari media cetak/ elektronik
·   laporan kegiatan ekstrakulrikuler sekolah setempat

Menulis
4.   Mengungkapkan infomasi dalam bentuk   surat dinas, laporan, resensi 


4.1   Menulis surat lamaran pekerjaan berdasarkan unsur-unsur dan struktur


Contoh surat lamaran
·   unsur-unsur surat lamaran pekerjaan
·   struktur surat lamaran pekerjaan
·   penggunaan bahasa dalam surat lamaran pekerjaan
·   penggunaan EYD dalam penulisan surat lamaran pekerjan

·   Membaca contoh surat lamaran pekerjaan berdasarkan iklan atau inisiatif sendiri
·   Mengidentifikasi unsur-unsur dalam surat lamaran pekerjaan
·   Menyusun surat lamaran  pekerjaan berdasarkan iklan atau inisiatif sendiri
·   Memperbaiki surat  dari segi struktur, diksi, kejelasan kalimat, penggunaan  EYD

·   Mengidentifikasi unsur-unsur dalam surat lamaran pekerjaan   
·   Menyusun surat lamaran  pekerjaan
·   Memperbaiki surat  dari segi struktur, diksi, kejelasan kalimat,  dan penggunaanEYD

Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   ulangan
·   praktik

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda


2 x 45 menit






·   buku yang berhubungan dengan surat-menyurat
Membaca
3.   Memahami artikel dan teks pidato

3.2 Membaca nyaring teks pidato dengan intonasi yang tepat

Naskah pidato
·   Cara membacakan naskah pidato
·   Cara menanggapi pembacaan teks pidato


·    Menandai bagian-bagian informasi penting dan bagian informasi pendukung 
·    Membacakan teks pidato dengan pemakaian intonasi  dan ekspresi yang tepat
·    Menanggapi pembacaan teks pidato yang dilakukan teman


·    Menandai bagian-bagian yang merupakan informasi penting 
·    Menandai bagian-bagian yang merupakan informasi pendukung
·    Membacakan teks pidato dengan  intonasi dan ekspresi yang tepat
·    Menanggapi pembacaan teks pidato

Jenis Tagihan:
·   tugas individu

Bentuk Instrumen:
·   unjuk kerja
·   format pengamatan
·   pilihan ganda
·   uraian bebas

4 x 45 menit

·   teks pidato dari internet/buku-buku penunjang
 

Menulis
4.   Mengungkapkan infomasi dalam bentuk   surat dinas, laporan, resensi 



4.2   Menulis surat dinas berdasarkan isi, bahasa, dan format yang baku



Contoh surat dinas
·   unsur-unsur surat dinas
·   struktur surat dinas
·   penggunaan bahasa dalam surat dinas
·   penggunaan EYD dalam penulisansurat lamaran pekerjan


·   Membaca contoh surat dinas
·   Mengidentifikasi struktur  surat  dinas (undangan rapat)
·   Menentukan komponen-komponen surat  undangan rapat
·   Menulis surat undangan rapat kedinasan
·   Menyunting surat undangan rapat dengan memperhatikan penggunaan EYD, diksi, dan bahasa



·   Mengidentifikasi struktur  surat  dinas
·   Menentukan komponen-komponen surat  undangan rapat
·   Menulis surat undangan
·   Menyunting surat undangan dengan memperhatikan penggunaan EyD, diksi,
    dan bahasa


Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tes tertulis

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda


2 x 45 menit


·   buku tentang surat-menyurat
Mendengarkan
5.   Memahami pembacaan  novel 

5.1   Menanggapi pembacaan penggalan novel dari segi vokal, intonasi, dan penghayatan 


Penggalan novel
·   penangapan segi vokal
·   intonasi
·   Penghayatan


·   Mendengarkan pembacaan penggalan novel
·   Menanggapi pembacaan penggalan novel dari segi vokal, intonasi, dan penghayatan


·   Menanggapi pembacaan penggalan novel dari segi vokal, intonasi, dan penghayatan


Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tugas kelompok
·   praktik

Bentuk Instrumen:
·   performansi
·   format pengamatan

4 x 45 menit




·   buku novel
·   media setempat
·   buku-buku penunjang



5.2   Menjelaskan unsur-unsur intrinsik dari pembacaan penggalan novel   

·     Penggalan novel
·     Usur-unsur intrinsik

·   Menjelaskan unsur-unsur pembangun sastra (tema, latar, penokohan, alur, pesan atau sudut pandang, dan konflik) dalam penggalan novel  yang dibacakan teman
·   Mendiskusikan unsur-unsur intrinsik  penggalan novel

·   Menjelaskan unsur-unsur-unsur intrinsik dalam penggalan novel  yang dibacakan teman

Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tugas kelompok
·   ulangan
·   praktik

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda
·   jawaban singkat

4 x 45 menit

·   buku novel
·   media setempat
·   buku-buku penunjang
Berbicara
6.   Mengungkapkan pendapat tentang pembacaan puisi

6.1   Menanggapi pembacaan puisi lama tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat





·   puisi lama (pantun)
·   penanggapan pembacaan puisi dari segi:
-   lafal
-   intonasi
-   ekspresi





·   Mendeklamasikan/ memba-cakan puisi lama (berbalas pantun) di depan teman-teman dengan lafal,   intonasi, dan ekspresi yang sesuai
·    Menanggapi pembacaan puisi lama (berbalas pantun) tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat
·   Memperbaiki cara pembacaan berdasarkan masukkan dari teman atau guru

·   Mendeklamasikan/ memba-cakan puisi lama (berbalas pantun) di depan teman-teman dengan lafal,   intonasi, dan ekspresi yang sesuai
·    Menanggapi pembacaan puisi lama (berbalas pantun) tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat
·   Menerapkan isi pantun dalam kehidupan sehari-hari

Jenis Tagihan:
·      tugas individu

Bentuk Instrumen:
·   unjuk kerja
·   format pengamatan





4 X 45 menit











·   buku kumpulan puisi lama











6.2   Mengomentari pembacaan puisi baru tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat
·   Puisi baru
·   Mengomentari pembacaan puisi dari segi:
-   lafal
-   intonasi
-   ekspresi

·   Membaca dan manandai jeda pada puisi yang dibacakan
·   Mendeklamasikan/ membacakan puisi baru  di depan teman-teman dengan lafal,   intonasi, dan ekspresi yang sesuai  Memperbaiki cara pembacaan berdasarkan masukan dari teman atau guru
·   Menanggapi pembacaan puisi baru tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat
·   Mendeklamasikan/ membacakan puisi baru  di depan teman-teman dengan lafal,   intonasi, dan ekspresi yang sesuai
·   Menanggapi pembacaan puisi baru tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat
Jenis Tagihan:
·   tugas individu

Bentuk Instrumen:
·   unjuk kerja
·   format pengamatan
4 X 45 menit

·   buku kumpulan puisi baru/ media cetak/ elektronik
Membaca
7.   Memahami  wacana sastra puisi dan cerpen


7.1   Membacakan puisi karya sendiri dengan lafal, intonasi, penghayatan dan ekspresi yang sesuai


Puisi karya sendiri :
·   tema bebas (disesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat)
·   cara pembacaan puisi (lafal, intonasi, penghayatan, gerak-gerik, ekspresi
·   makna puisi


·   Menulis puisi dengan tema bebas (di rumah)
·   Menandai jeda puisi karya sendiri
·   Membacakan puisi karya sendiri dengan memperhatikan :
·   lafal dan intonasi
·   penghayatan
·   mimik/ gerak dan ekspresi yang sesuai
·   Menentukan makna puisi karya teman
·   Mengomentari puisi karya teman


·   Menandai jeda puisi karya sendiri
·   Membacakan puisi karya sendiri dengan memperhatikan :
-   lafal dan intonasi
-   penghayatan
-   mimik/ gerak dan ekspresi yang sesuai
·   Menentukan makna puisi karya teman
·   Mengomentari puisi karya teman

Jenis Tagihan
·   tugas individu

Bentuk Instrumen
·   unjuk kerja
·   pilihan ganda

2 x 45 menit


·   puisi karya sendiri










7.2   Menjelaskan unsur-unsur intrinsik cerpen    
·   Cerpen
·   Unsur-unsur intrinsik cerpen :
-   tema,
-   latar,
-   alur,
-   penokohan/pesan


·   Membaca cerpen
·   Menceritakan kembali isi cerpen
·   Menjelaskan unsur-unsur pembangun sastra (misal-nya, tema, latar, alur, penokohan, atau pesan)   dengan data yang mendukung
·   Mendiskusikan  unsur-unsur intrinsik cerpen
·    Menceritakan kembali isi cerpen
·    Menjelaskan unsur-unsur intrinsik cerpen
Jenis Tagihan
·   tugas individu
·   tugas kelompok
·   ulangan

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda
·   jawaban singkat
4 x 45 menit

·   kumpulan cerpen
·   media cetak/ internet
·   tape/ kaset
Menulis
8.   Mengungkapkan pendapat, informasi, dan pengalaman dalam bentuk resensi dsn cerpen

8.1   Menulis resensi buku kumpulan cerpen berdasarkan unsur-unsur resensi


·   buku kumpulan cerpen
·   unsur-unsur resensi
·   identitas buku
·   kepengarangan
·   kekurangan dan   kelebihan isi buku
·   bahasa pengarang, dll



·   Membaca buku kumpulan cerpen (yang ada di daerah setempat)
·   Menulis resensi buku kumpulan cerpen dengan memperhatikan kelengkapan unsur-unsur resensi:
-   identitas buku
-   kepengarangan
-   kekurangan dan kelebihan isi buku
-   bahasa pengarang, dll
·   mendiskusikan resensi yang telah dibuat

·   Menulis resensi buku kumpulan cerpen dengan memperhatikan kriteria penulisan resensi
·   Menentukan keunggulan dan kelemahan resensi buku kumpulan cerpen


Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tugas kelompok
·    ulangan

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda


4 x 45 menit


·   buku kumpulan cerpen


8.2   Menulis cerpen  berdasarkan kehidupan orang lain (pelaku, peristiwa, latar)

·   topik tentang kehidupan orang lain (berdasarkan situasi dan kondisi setempat)
·   unsur-unsur cerpen (penokohan, konflik, latar, sudut pandang, alur dan gaya bahasa)

·   Menentukan topik tentang kehidupan orang lain (berdasarkan situasi dan kondisi daerah setempat)
·   Menulis cerpen tentang kehidupan orang lain dengan memperhatikan
·   unsur-unsur cerpen (penokohan, konflik, latar, sudut pandang, alur dan gaya bahasa)
·   Menanggapi cerpen yang ditulis teman

·   Mencatat/mendaftar topik-topik tentang kehidupan orang lain (berdasarkan situasi dan kondisi setempat)
·   Menulis cerpen tentang kehidupan orang lain dengan memperhatikan unsur-unsur cerpen
·   Menanggapi cerpen yang ditulis teman

Jenis Tagihan:
·   tugas Individu
·   tugas kelompok
·    ulangan


Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas


4 x 45 menit


·   buku yang terkait dengan menulis cerpen



    Cibalong, Juli  2011

  Mengetahui                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Guru Mata Pelajaran
  Kepala  Sekolah





Drs. Juanda                                                                                                                                                                                                                                              Asmas Iman Hadimanto, S.Pd.                                                                                                                                                                                                                  
NIP 19580501 198603 1012


SILABUS

Nama Sekolah        : SMA Negeri 27 Garut
Mata Pelajaran       : Bahasa Indonesia
Kelas                       : XII
Semester                : 2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator
Penilaian
Alokasi Waktu
Sumber/ Bahan/ Alat

Berbicara
10. Mengungkapkan informasi melalui presentasi program/ proposal dan  pidato tanpa teks






10.1   Mempresentasi-kan program kegiatan/proposal 







Program kegiatan/ proposal
·   berpresentasi
·   diskusi dengan
     santun berdiskusi






·   Menyusun program kegiatan/ proposal (di rumah)
·   Mengemukakan program kegiatan/ proposal secara rinci untuk mendapatkan tanggapan
·   Mendiskusikan program kegiatan yang disampaikan
·   Memperbaiki program kegiatan/ proposal berdasarkan berbagai masukan
·   Mendengarkan informasi secara langsung *



·   Mengemukakan program kegiatan/ proposal secara rinci untuk mendapatkan tanggapan
·   Mengemukakan informasi  tambahan yang dapat  mendukung program kegiatan/ proposal
·   Memperbaiki program kegiatan/ proposal berdasarkan berbagai masukan
·   Mencatat pokok-pokok informasi yang disampaikan secara langsung



Jenis Tagihan:
·   tugas kelompok
·    tugas individu

Bentuk instrumen:
·   Unjuk kerja
·   format pengamatan






4 x 45 menit







·  buku yang terkait dengan proposal




Mendengarkan
9.     Memahami informasi dari berbagai sumber yang disampaikan secara lisan



9.1     Mengajukan saran perbaikan tentang  informasi yang disampaikan secara langsung   



Informasi secara langsung
·   pokok-pokok isi informasi
·   cara mengajukan saran
·   ringkasan isi informasi



·   Mengajukan saran perbaikan kepada pembicara
·   Menulis ringkasan isi informasi




·   Mengajukan saran perbaikan kepada pembicara
·   Menulis ringkasan isi informasi


Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   kelompok
·   praktik

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda
·   unjuk krja
·   format pengamatan



4 x 45 menit


·   informasi secara langsung

9.2     Mengajukan saran perbaikan tentang informasi yang disampaikan melalui radio/televisi  
Rekaman informasi
·   pokok-pokok isi informasi
·   cara mengajukan saran
·   ringkasan isi informasi

·   Mendengarkan informasi melalui radio/ televisi
·   Mengajukan saran perbaikan secara tertulis tentang informasi yang disampaikan
·   Menulis ringkasan isi informasi yang disampaikan  melalui radio/ televisi/ rekaman informasi
·   Mencatat pokok-pokok dari isi informasi yang disampaikan  melalui radio/ televisi/ rekaman
·   Mengajukan saran perbaikan secara tertulis tentang informasi yang disampaikan
·   Menulis ringkasan isi informasi yang disampaikan  melalui radio/ televisi/ rekaman

Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tugas kelompok
·    praktik

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda
·   unjuk kerja
·   format pengamatan

4 x 45 menit
·   rekaman informasi dari radio/ televisi

Berbicara
10.   Mengungkap-kan informasi melalui presentasi program/proposal dan  pidato tanpa teks



10.2   Berpidato tanpa teks dengan lafal,  intonasi, nada, dan sikap yang tepat


Ide pidato dengan tema tertentu
·   cara berpidato dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat



·   Menulis teks pidato dengan tema tertentu
·   Membawakan pidato dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat *
·   Mencatat hal-hal yang perlu diperbaiki dari pidato yang disampaikan teman
·   Memperbaiki cara berpidato dan isi pidato berdasarkan catatan atau masukan teman


·   Menulis teks pidato dengan tema tertentu
·   Membawakan pidato dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat
·   Mencatat hal-hal yang perlu diperbaiki dari pidato yang disampaikan teman
·   Memperbaiki cara berpidato dan isi pidato berdasarkan catatan atau masukan teman



Jenis Tagihan:
·   tugas individu

Bentuk instrumen:
·   unjuk kerja
·   format pengamatan


6 x 45 menit


·   buku yang terkait dengan pidato
Membaca
11.   Memahami ragam wacana tulis  melalui kegiatan membaca cepat dan membaca  intensif



11.2   Menentukan kalimat kesimpulan (ide pokok)  dari berbagai pola paragraf induksi, deduksi dengan membaca intensif  


·   Teks yang berpola induktif dan deduktif
·   ciri-ciri paragraf induktif dan deduktif
·   kalimat simpulan


·   Menentukan kalimat simpulan isi teks berdasarkan hal-hal (generalisasi, analogi, sebab-akibat) yang disajikan dalam tulisan/ artikel



·   Menemukan paragraf yang berpola induktif
·   Mengidentifikasi ciri-ciri teks yang berpola induktif
·   Menemukan paragraf yang berpola deduktif
·   Mengidentifikasi ciri-ciri paragraf yang berpola deduktif


Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tugas kelompok
·   ulangan

Bentuk instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda
·   jawaban singkat


4 x 45 menit





·   teks dari media cetak/ elektronik



Menulis
12. Mengungkap-kan pikiran,  pendapat, dan informasi dalam penulisan karangan  berpola


12.1   Menulis karangan berdasarkan topik tertentu dengan pola pengembangan deduktif dan induktif 



Karangan berpola deduktif dan  induktif dengan memperhatikan:
·   ciri-ciri
·   kalimat kesimpulan
·   letak kalimat kesimpulan
·   penggunaan bahasa


·   Menulis karangan yang berpola deduktif dan induktif berdasarkan kerangka (di luar kelas)
·   Menyunting karangan berpola deduktif dan induktif


·   Mendaftar butir-butir yang merupakan gagasan pendukung
·   Menulis karangan yang berpola deduktif dan induktif berdasarkan kerangka
·   Menyunting karangan berpola deduktif induktif



Jenis Tagihan:
tugas individu
tugas kelompok
ulangan

Bentuk instrumen:
uraian bebas
pilihan ganda



4 x 45 menit


·   teks dari media cetak/ elektronik

Membaca
11.   Memahami ragam wacana tulis  melalui kegiatan membaca cepat dan membaca  intensif


11.1   Menemukan ide pokok suatu teks dengan  membaca cepat 300-350 kata per menit

Teks 900 – 1050 kata)
·   teknik membaca cepat
·   rumus membaca cepat

·   Membaca teks
·   Menemukan ide pokok
·   Menjawab secara benar 75% dari seluruh pertanyaan yang tersedia 


·   Menemukan ide pokok
·   Menjawab secara benar 75% dari seluruh pertanyaan yang tersedia



Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tugas kelompok
·   ulangan

Bentuk instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda
·   jawaban singkat


2 x 45 menit

·   artikel/ berita dari media cetak/ elektronik

Menulis
12.   Mengungkap- kan pikiran, pendapat, dan informasi dalam penulisan karangan berpola
    


12.2   Menulis esai berdasarkan topik tertentu dengan pola pengembangan pembuka, isi, dan penutup


Esai
·                      Ciri  esai


·   Membaca contoh esai
·   Mengidentifikasi ciri-ciri esai
·   Menulis  esai dengan memperhatikan pola pengembangan pembuka, isi, dan penutup
·   Memperbaiki essai (dengan mempertimbang kan diksi, kejelasan kalimat, ejaan dan tanda baca


·    Menentukan topik untuk menulis esai
·    Menyusun kerangka esai dengan memperhatikan pola pengembangan pembuka, isi, dan penutup
·    Menyusun paragraf pembukaan
·    Menuliskan isi ke dalam beberapa paragraf
·    Menyusun paragraf penutup
·    Memperbaiki tulisan (dengan mempertimbangkan diksi, kejelasan kalimat, ejaan dan tanda baca)


Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tugas kelompok

Bentuk instrumen:
·   uraian bebas



6 x 45 menit


·   contoh esai dari media cetak/ elektronik
·   buku  Eyd

Mendengarkan
13.   Memahami pembacaan teks drama


13.1   Menemukan unsur-unsur intrinsik teks drama yang dididengar melalui pembacaan     
  


Teks drama
·   unsur-unsur intrinsik (tema, penokohan, latar, alur, amanat)



·   Mendengarkan pembacaan teks drama
·   Menemukan unsur-unsur intrinsik teks drama yang didengar melalui pembacaan
·   Mendiskusikan unsur intrinsik  teks drama yang didengar
·   Melaporkan hail diskusi


·   Menemukan unsur-unsur intrinsik teks drama yang didengar melalui pembacaan
·   Mendiskusikan unsur intrinsik  teks drama yang didengar



Jenis Tagihan:
·   tugas kelompok
·   tugas individu
·   ulangan

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·    pilihan ganda
·    jawaban singkat


6 x 45 menit



·   buku kumpulan drama





13.2   Menyimpulkan isi drama melalui  pembacaan teks drama 

Teks drama
·    simpulan isi drama


·    Menyimpulkan isi teks drama sesuai dengan situasi dan konteks
·    Mendiskusikan simpulan isi teks drama


·   Menyimpulkan isi teks drama sesuai dengan situasi dan konteks
·   Menyampaikan simpulan isi teks drama
·   Membahas simpulan isi teks drama yang telah disampaikan


Jenis Tagihan:
·   tugas kelompok
·   tugas kelompok
·   ulangan

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·    pilihan ganda 
·   unjuk kerja
·   format pengamatan


4 x 45 menit

·    buku kumpulan drama
Berbicara
14.   Mengungkapan tanggapan terhadap pembacaan puisi lama

14.1   Membahas ciri-ciri dan nilai-nilai yang terkandung dalam gurindam  


Teks gurindam
·   ciri-ciri gurindam
·   nilai-nilai (budaya, agama, estetika, moral)

·   Mengidentifikasi ciri-ciri  gurindam
·   Membacakan gurindam
·   Mendiskusikan ciri-ciri dan nilai-nilai dalam gurindam yang didengar
·   Membicarakan pesan-pesan yang terdapat dalam gurindam yang didengar


·   Mengidentifikasi ciri-ciri  gurindam
·   Membacakan gurindam
·   Mendiskusikan ciri-ciri dan nilai-nilai yang terkandung dalam gurindam
·   Membicarakan pesan-pesan yang terdapat dalam gurindam


Jenis Tagihan:
·   tugas kelompok
·    tugas individu

Bentuk Instrumen:
·   Unjuk kerja
·   format pengamatan

4 x 45 menit

·   buku yang terkait dengan puisi lama

14.2   Menjelaskan keterkaitan gurindam dengan kehidupan sehari-hari
Teks gurindam
·   pengaitan isi gurindam dengan kehidupan sehari-hari
·   Mengaitkan isi gurindam dengan kehidupan masa kini
·   Menyimpulkan pesan-pesan yang terdapat dalam gurindam
·   Mengaitkan isi gurindam dengan kehidupan masa kini
·   Menyimpulkan pesan-pesan yang terdapat dalam gurindam

Jenis Tagihan:
·   tugas kelompok
·   tugas individu

Bentuk Instrumen:
·   unjuk kerja
·   format pengamatan

2 x 45 menit
·   buku yang terkait dengan puisi lama
·   buku yang terkait dengan puisi lama
Membaca
15.   Memahami buku kumpulan puisi kontemporer dan  karya sastra yang dianggap penting pada tiap periode


15.1   Mengidentifikasi   tema dan ciri-ciri puisi kontemporer melalui kegiatan membaca buku kumpulan puisi komtemporer

Kumpulan puisi kontemporer
·   ciri-ciri puisi kontemporer
·   tema puisi kontemporer
·   bentuk puisi kontemporer
·   diksi


·   Membaca kumpulan puisi kontemporer (Misalnya : Sepisaupi karya Sutarji C.B.,)
·   Mengidentifikasi tema dan ciri-ciri puisi kontemporer
·   Menjelaskan maksud isi puisi kontemporer
·   Mendiskusikan tema dan ciri-ciri puisi

·   Mengidentifikasi tema puisi kontemporer
·   Mengidentifikasi ciri-ciri puisi kontemporer
·   Menjelaskan maksud isi puisi kontemporer



Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tugas kelompok
·   ulangan

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda
·   jawaban singkat

4 x 45 menit

·    buku yang terkait dengan puisi kontem-porer


15.2   Menemukan perbedaan karakteristik  angkatan melalui membaca karya sastra yang dianggap penting pada setiap periode   


Karya sastra berdasarkan periodisasi
·   karakteristik karya sastra setiap angkatan/ periode
·   perbedaan karakteristik karya sastra setiap angkatan/ periode


·   Membaca karya sastra dari tiap periode                
·   Mengidentifikasi karakteristik karya sastra pada tiap periode
·   Menemukan perbedaan karakteristik  tiap periode
·   Mendiskusikan karya-karya pada periode tersebut (misalnya, peristiwa sejarah, gaya penulisan, dll) 

·   Menentukan hasil-hasil karya sastra penting pada tiap periode
·   Mengidentifikasi karakteristik karya sastra pada tiap periode
·   Menemukan perbedaan karakteristik  tiap periode
·   Mendiskusikan karya-karya yang dianggap penting pada periode tersebut (misalnya, peristiwa sejarah, gaya penulisan, dll)   


Jenis Tagihan:
·   tugas Individu
·   tugas kelompok
·   ulangan

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda
·    jawaban singkat

4 x 45 menit

·   buku yang terkait dengan materi
·   karya sastra setiap periode
Menulis
16.   Mengungkap-kan pendapat dalam bentuk  kritik dan esai


16.1   Memahami prinsip-prinsip penulisan kritik dan esai



Kritik dan esai
·   ciri-ciri kritik dan esai
·   prinsip penulisan kritik dan esai

·   Membaca kritik dan esai
·   Mengidentifikasi ciri-ciri kritik dan esai sastra
·   Menjelaskan prinsip-prinsip penulisan kritik dan esai sastra


·   Mengidentifikasi ciri-ciri kritik dan esai sastra
·   Menjelaskan prinsip-prinsip penulisan kritik dan esai sastra


Jenis Tagihan:
·   tugas Individu
·    tugas kelompok
·   ulangan

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas
·   pilihan ganda


4 x 45 menit

·   buku yang terkait dengan kritik sastra
·   buku yang terkait dengan kritik dan esai

16.2   Menerapkan prinsip-prinsip  penulisan kritik dan esai  untuk mengomentari  karya sastra 
Pengembangan gagasan atau  pendapat untuk menulis kritik dan esai
·   cara menulis kritik dan esai

·   Menulis kritik dan esai sastra dengan menerapkan prinsip-prinsip penulisan kritik dan esai
·   Menyunting tulisan kritik dan esai sastra

·   Menulis kritik dan esai sastra dengan menerapkan prinsip-prinsip kritik dan esai
·   Menyunting tulisan kritik dan esai sastra

Jenis Tagihan:
·   tugas individu
·   tugas kelompok

Bentuk Instrumen:
·   uraian bebas

6 x 45 menit
·   buku yang terkait dengan kritik dan esai
·   buku EyD
   Cibalong,    Juli  2011
  Mengetahui                                                                                                                                                                                                                                                         Guru Mata Pelajaran
    Kepala  Sekolah



Drs.  Juanda                                                                                                                                                                                                                                              Asmas Iman Hadimanto, S.Pd
NIP. 19580501 198603 1 012